P2K3, Apa itu ?

Dalam Training k3 Umum terdapat materi P2K3 .Pengertian P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja) menurut Permenaker RI Nomor PER.04/MEN/1987 ialah badan pembantu di tempat kerja yang merupakan wadah kerjasama antara pengusaha dan pekerja untuk mengembangkan kerjasama saling pengertian dan partisipasi efektif dalam penerapan K3.

(Baca Juga : Pentingnya SMK3 )


Manfaat P2K3 yaitu:

  • Mengembangkan kerjasama bidang K3.
  • Meningkatkan kesadaran tenaga kerja tentang K3.
  • Forum komunikasi dalam bidang K3.
  • Menciptakan tempat kerja yang nihil kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Ketentuan Umum P2K3:

  • Setiap tempat kerja dengan kriteria tertentu pengusaha/pengurus wajib membentuk P2K3.
  • Keanggotaan P2K3 bersifat Bipartit terdiri dari unsur pengusaha & pekerja yang susunannya terdiri dari Ketua, Sekretaris dan anggota.
  • Ketua P2K3 adalah Pemimpin Perusahaan.
  • Sekretaris P2K3 adalah Ahli K3 dari perusahaan yang bersangkutan.
  • P2K3 dibentuk oleh pengusaha atau pengurus dan disahkan oleh Menteri Tenaga Kerja.
  • Menyampaikan laporan kegiatan P2K3 sekurang-kurangnya 3 bulan sekali kepada Menteri.

 
Syarat Keanggotaan Organisasi P2K3

  • Jumlah tenaga kerja > 100 orang, maka jumlah anggota sekurang-kurangnya 12 orang, terdiri 6 orang mewakili pengusaha/pengurus dan 6 orang mewakili tenaga kerja.
  • Jumlah tenaga kerja antara50 – 100 orang, maka jumlah anggota sekurang-kurangnya 6 orang, terdiri dari 3 orang mewakili pengusaha/pengurus dan 3 orang mewakili tenaga kerja.
  • Jumlah tenaga kerja < 50 orang dengan takut bahaya, maka jumlah anggota sekurang-kurangnya 6 orang, terdiri 3 orang mewakili pengusaha/pengurus dan 3 orang mewakili tenaga kerja.
  • Jumlah tenaga kerja < 50 orang dalam kelompok individu kecil, maka jumlah anggota sekurang-kurangnya 6 orang yaitu mewakili perusahaan.

Tugas Utama P2K3 adalah memberikan saran dan pertimbangan di bidang K3 kepada  pengusaha/pengurus tempat kerja (diminta maupun tidak). Dengan fungsinya untuk  menghimpun dan mengolah data K3, mendorong peningkatan penyuluhan, inspeksi, latihan, dan penelitian K3, serta membantu pimpinan untuk menyusun kebijakan K3.

——————————————————————————————-

( Baca Juga : apa itu K3 ) 

——————————————————————————————-


Kegiatan organisasi P2K3 berupa:

  • Identifikasi masalah K3
  • Pendidikan & latihan K3
  • Sidang-sidang K3
  • Rekomendasi K3
  • Audit K3
  • Analisa & mengolah data kecelakaan
  • Pelaporan kegiatan K3

Program Kerja P2K3 antara lain:

  • Mengevaluasi cara kerja, proses & lingkungan kerja.
  • Menentukan tindakan koreksi dengan alternatif terbaik.
  • Mengembangkan sistem pengendalian bahaya terhadap K3.
  • Mengevaluasi penyebab timbulnya kecelakaan, penyakit akibat kerja serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
  • Mengembangkan penyuluhan  & penelitian di bidang keselamatan kerja, higiene perusahaan, kesehatan kerja & ergonomi.
  • Melaksanakan pemantauan terhadap gizi kerja & menyelenggarakan makanan di perusahaan.
  • Memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan kerja.
  • Mengembangkan pelayanan kesehatan tenaga kerja.
  • Mengembangkan lab K3, melakukan pemeriksaan lab & melaksanakan interpretasi hasil pemeriksaan.
  • Menyelenggarakan administrasi keselamatan kerja, higiene perusahaan & kesehatan kerja.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *