Manajemen Perubahan/ Management Of Change dalam Keselamatan Kerja

13-03-19 admin 0 comment

Manajemen Perubahan adalah bagian yang sangat penting untuk menjamin bisnis dan proses yang dilakukan tidak mengalami kerugian karena sudah banyak sekali kecelakaan yang muncul karena lalai dalam membuat manajemen perubahan.

Lebih dari 40 tahun lalu di Flixborough, Inggris, terdapat sebuah reaktor kimia yang rusak dan membutuhkan perbaikan. Reaktor ini merupakan bagian dari rangkaian 6 buah reaktor kimia di sebuah pabrik. Reaktor tersebut terpaksa dilepas untuk diperbaiki. Guna memangkas waktu perbaikan, Manajemen memutuskan untuk mengganti tangki tersebut dengan menggunakan sebuah pipa bypass yang memiliki sambungan di kedua ujungnya dan disangga dengan susunan perancah. Karena tekanan untuk melanjutkan produksi, manajemen tidak pernah penilaian bahaya sebelum pemasangan pipa by pass tersebut.

Sekitar 3 bulan kemudian, sambungan pipa by pass tersebut mengalami kegagalan operasi dan melepaskan 30 Ton Cyclohexane yang bersifat mudah terbakar. Hasilnya, awan uap terpantik api dan menewaskan 28 orang, melukai 89 orang bahkan seluruh pabrik ikut hancur serta ratusan rumah disekitarnya rusak. Para ahli menyimpulkan bahwa salah satu penyebab dari kecelakaan proses ini adalah tidak adanya studi tentang Manajemen Perubahan.

flixborough

Manajemen Perubahan adalah sebuah sistem manajemen untuk memastikan bahwa perubahan dari sebuah proses, tekhnologi, peralatan, prosedur, fasilitas, dan tenaga kerja sudah benar-benar dianalisa, didokumentasi dan dikomunikasi kepada pihak terkait sehingga perubahan yang direncanakan tidak menimbulkan kerugian baik dalam sisi keselamatan kerja,lingkungan, Mutu Produk, dan Efisiensi. Manajemen Perubahan ini adalah salah satu bagian dari Process Safety management/ Keselamatan Manajemen Proses.

Kita perlu mengetahui jenis-jenis perubahan yang dapat dimasukkan dalam manajemen perubahan ini, adapun jenis-jenis perubahan antara lain adalah

  1. Perubahan Tekhnologi/Proses Kimia

Perubahan ini mencangkup perubahan di luar cangkupan dari batas aman yang telah disepakati, revisi alarm atau interlock, revisi PLC software (Human Machine Interface), revisi intervensi logic, Introduksi zat kimia baru serta penggantian bahan kimia

  1. Perubahan Peralatan (Equipment)

Perubahan ini mencangkup adanya jalur pipa atau peralatan baru, penyusunan ulang sistem perpipaan, perubahan bagian peralatan, konstuksi material baru, parameter baru, penambahan sistem proteksi kebakaran dan penambahan sistem alarm gawat darurat.

  1. Perubahan Prosedur

Perubahan ini mencangkup Standard Operating Procedure, Prosedur bekerja dengan aman, Prosedur kerja sementara, Prosedur pemeliharaan/inspeksi ataupun mengembangkan sebuah prosedur baru terkait dengan instalasi perlengkapan baru

  1. Perubahan Organisasi/Personel

Perubahan ini mencangkup berubahnya jumlah personel, struktur dalam organisasi, pengembangan peran baru dalam organisasi, dukungan pemeliharaan ataupun instrument/ listrik, kontraktor di area kerja dan absennya seorang pekerja dalam waktu yang panjang.

  1. Perubahan Fasilitas

Perubahan ini mencangkup perubahan gedung, fasilitas utility, container, lokasi proses/peralatan gawat darurat dan area di luar produksi

  1. Perubahan darurat

Perubahan yang bersifat darurat karena adanya suatu peristiwa spontan darurat yang tidak direncanakan

  1. Perubahan Sementara

Sebuah perubahan yang direncanakan hanya dalam waktu yang terbatas; seperti percobaan, evaluasi, atau by-pass sebuah sistem keselamatan untuk pemeliharaan. Dapat juga berupa rencana dari sebuah proses yang diluar dari operasi biasanya atau transfer dari sebuah produk dari kontainer asal ke kontainer yang lain

  1. Penggantian yang Sejenis (Replacement in kind)

Adalah sebuah pergantian benda, peralatan, zat kimia, prosedur, yang memiliki spesifikasi sama dengan yang diganti. Dalam kasus ini, Manajemen Perubahan Tidak diperlukan. Contohnya adalah:

  1. Sebuah peralatan(tangki, pipa, penampung, dll) yang memiliki spesifikasi sama dengan peralatan yang diganti dan dipasang di lokasi yang sama
  2. Sebuah peralatan yang sudah dibuat berdasarkan standar yang sudah ditetapkan dari pihak pembuat seperti baut, flange, pipa, besi struktur, dll
  3. Instrumentasi (transmitter, pressure gauge, pressure gauge, dll)
  4. Pergantian pipa dengan ukuran yang sama, material, flange make up, dll

 

Semua perubahan yang sesuai dengan pemicu/criteria (trigger) di atas, kecuali Replacement in Kind, harus dianalisis apa dampaknya dengan menggunakan Form Manajemen Perubahan. Form ini dibuat oleh inisiator perubahan dan di asses oleh Manager atau ahli-ahli yang terkait guna menentukan tindakan pengendalian apabila perubahan tersebut ternyata dapat menimbulkan resiko baru.

cm_process

Contoh Prosedur Manajemen Perubahan Bisa dlihat di sini

Bibliography

BASF. (2010, January 11). Retrieved 1 11, 2015, from BASF Chemical Company: http://www2.basf.us/DocSearchWeb/displaydoc?docbase=Wyandotte_MI_US&cabinet=EHS&folder=Publish/WSTD&docname=WYN032.075&rend=pdf

SAChE. (2004, June). Beacon. Retrieved January 11, 2015, from SACHE: http://sache.org/beacon/files/2004/06/en/read/2004-06%20Beacon-s.pdf

Sumber tulisan : https://katigaku.top/2015/01/13/manajemen-perubahan-management-of-change-dalam-keselamatan-kerja/


Leave a reply

WhatsApp WhatsApp Kami