Berdasarkan data di tahun 2013, Setiap 100.000 tenaga kerja terdapat 20 orang korban fatal dengan kerugian 4% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atau sebesar Rp 280 triliun*. Berbicara tentang dunia HSE, menarik jika kita melirik sejenak pada Teori Abraham Maslow. Maslow membagi lima kebutuhan dasar kebutuhan dasar manusia sebagai berikut (disusun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial).

  1. Kebutuhan fisik (Lapar, Haus, Istirahat, dsb)
  2. Security Need (Keamanan, Keselamatan, Perlindungan, dsb)
  3. Social Need
  4. Ego Need
  5. Self Actualization

Dimulai dengan kebutuhan yang sangat mendasar yaitu kebutuhan fisik seperti rasa lapar, haus, sandang dan papan. Selanjutnya jika kebutuhan fisik telah terpenuhi, barulah kebutuhan manusia meingkat untuk pemenuhan rasa aman (security) termasuk diantaranya kebutuhan keselamatan.

Jika kebutuhan fisik belum terpenuhi, manusia belum membutuhkan atau memikirkan keselamatan. Bagi kalangan masyarakat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan, dimana kebutuhan fisik belum terpenuhi dengan baik, keselamatan belum diperlukan dan menjadi kebutuhan.

Norma-norma K3 cenderung diabaikan. Masyarakat rela naik di atas atap kereta api asal bisa terangkut dengan gratis tanpa peduli keselamatan dirinya. Mereka juga mau melakukan pekerjaan atau tugas yang menyerempet bahaya tanpa adanya alat pelindung diri yang memadai.

Percaya atau tidak, ini adalah kenyataan yang ada di Indonesia. Bahwasanya kejadian kecelakaan kerja tidak hanya disebabkan oleh kondisi tidak aman (unsafe condition) tapi lebih banyak disebabkan oleh perilaku tidak aman (unsafe act). Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa human factor banyak mempengaruhi angka kecelakaan kerja di Indonesia (seharusnya).

Pertanyaan besar (bagi mereka yang peduli), adalah bagaimana mengubah konsep safety dari sekedar kewajiban perusahaan menjadi kebutuhan pekerja.

Salam Safety

Referensi data kecelakaan: http://www.pikiran-rakyat.com/node/261282

 

sumber tulisan : https://www.linkedin.com/pulse/20141030021316-254662289-mindset-k3-di-indonesia?trk=portfolio_article-card_title

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *