Keselamatan Mudik di rumah, perjalanan dan tempat tujuan

Mudik Lebaran adalah suatu tradisi di Indonesia menjelang berakhirnya puasa bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran Idul Fitri untuk berkumpul bersama sanak keluarga dikampung halaman masing – masing. Bahaya dan risiko yang dapat merugikan pada kegiatan mudik lebaran, dapat terjadi kapan saja, dimana saja dan siapa saja,

Oleh karena itu, sebelum melakukan perjalanan mudik lebaran sebaiknya kita mengetahui tips agar mudik lebaran kali ini sehat, aman, nyaman sampai di kota tujuan dan kembali dengan selamat.

Ada tiga fase yang perlu diperhatikan oleh setiap pemudik.

1.Keselamatan Rumah

Banyak diberitakan kejadian-kejadian rumah kebakaran bahkan dibobol maling saat ditinggal mudik oleh pemiliknya. Tentu kita tidak menginginkan kejadian seperti itu terjadi.

keselamatan mudik rumah
Rumah dikunci untuk menjamin keamanan

Oleh karena itu, kita seyogyanya memastikan semua pintu dan jendela terkunci sebelum meninggalkan rumah, mematikan dan mencabut semua peralatan listrik dan meteran air yang tidak digunakan, memastikan kompor gas telah mati dan mencabut regulatornya agar terhindar dari bahaya dan risiko kebakaran. Titipkan rumah kita ke tetangga yang tidak mudik atau informasikan kepada petugas keamanan dilingkungan rumah, iika perlu, pasang kamera tersembunyi di titik tertentu selama anda bepergian dan yang terakhir jangan lupa untuk meninggalkan kontak yang bisa dihubungi jika terjadi keadaan emergency pada rumah yang ditinggalkan.

2.Keselamatan di Perjalanan

Banyak jenis transportasi yang bisa jadi alternatif untuk pilihan mudik bersama keluarga tercinta seperti mobil, motor, kereta, bus, kapal atau pesawat. Pilihlah transportasi yang paling aman, seperti kereta api atau moda lainnya. Jika menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil siapkan diri anda.

safety belt
Gunakan safety belt ketika berkendara

a.Pastikan Kondisi Tubuh Sehat

Sehari sebelum mudik, usahakan mengkonsumsi makanan bergizi, perbanyak unsur Karbohidrat dan Protein yang merupakan sumber tenaga yang tak kalah pentingnya adalah beristirahat yang cukup sebelum mudik.

b.Mengatur Barang Bawaan dengan Baik

Hindari membawa barang bawaan berlebihan dengan tetap memperhatikan kapasitas maksimum kendaraan demi kenyamanan dan keselamatan mudik, menata barang bawaan tersebut dengan baik agar tidak mengganggu selama berkendara dan memastikan bahwa ikatan barang bawaan Anda sudah rapat agar tidak ada barang yang terjatuh selama dalam perjalanan.

c. Cek Kondisi dan Perlekapan Kendaraan

  • Motor
  • Pastikan SIM dan STNK ada dan masih berlaku
  • Pastikan tekanan angin ban sesuai standar & alur ban masih dalam keadaan baik
  • Pastikan rem depan dan rem belakang berfungsi dengan baik
  • Pastikan lampu sign, lampu rem & lampu depan berfungsi dengan baik
  • Periksa gerak stang pengemudi apakah dalam kondisi normal / tidak
  • Sesuaikan posisi kedua kaca spion dengan benar agar mendapatkan pandangan yang lebih luas
  • Pastikan menggunakan Alat Pelindung Diri seperti helm, sarung tangan, jaket dan sepatu
  • Mobil
  • Pastikan SIM dan STNK ada dan masih berlaku
  • Pastikan sabuk pengaman tersedia dan layak untuk digunakan
  • Pastikan kondisi mesin telah diservis dan berfungsi dengan baik untuk perjalanan panjang
  • Pastikan wiper dan sistem kelistrikan berfungsi dengan baik
  • Periksa dan pastikan Air Accu, Air Radiator, Oli Mesin dan Minyak Rem telah terpenuhi
  • Pastikan tekanan angin ban sesuai standar & alur ban masih dalam keadaan baik
  • Persiapkan juga peralatan darurat, yaitu ban cadangan, dongkrak, perkakas, segitiga pengaman, senter, APAR, P3K dan peralatan cadangan lainnya.

d. Catatlah Nomor Telepon Penting

Jangan lupa untuk selalu mengantongi nomor telepon penting seperti nomor telepon Polisi, Rumah Sakit, Jalan Tol dan Orang-Orang Terdekat Anda karena akan membantu Anda saat mengalami masalah dalam perjalanan.

e. Disiplin Berlalu Lintas

Perhatikan & patuhi rambu – rambu lalu lintas, jangan memaksakan diri bila terasa lelah / mengantuk, beristirahatlah di tempat aman/rest area tiap 2 jam, Perhatikan jarak aman antar kendaraan, tidak mendahului kendaraan lain di tikungan atau tanjakan dan lebih berhati – hati dalam mengemudi saat cuaca hujan atau pada malam hari serta tidak menggunakan alat komunikasi saat berkendara. 

3.Keselamatan di Tempat Tujuan

Dapat berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman setelah melewati fase keselamatan mudik tentunya merupakan suatu kebahagian tersendiri. Kegembiraan tersebut tentunya tidak terlepas dari berbagai acara / kegiatan bersama keluarga misalnya berekareasi di objek wisata, tempat makan dan lainnya.

Fase ini kadang terlupa oleh sebagaian orang. Dalam kegiatan ini juga banyak risiko bahaya yang harus dihadapi. Kecelakaan di tempat umum, di tempat wisata sering terjadi menimpa para pemudik. Sehingga sangat disarankan untuk mencari tahu informasi terkait aspek keamanan dan keselamatan objek wisata yang akan dikunjungi dan selalu waspada terhadap bahaya yang dapat terjadi.

keselamatan di tujuan
Keselamatan anak-anak ketika bermain menjadi prioritas

Agar lebih afdol dalam mudik kali ini, sebaiknya kita tidak hanya peka dan pro-aktif dalam aspek keselamatan dan kesehatan saja tetapi juga turut serta menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan saat di perjalanan mudik.

Selain itu, Hal yang tak kalah pentingnya adalah memohon keselamatan dan kesehatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Semoga selamat sampai tujuan, Selamat Dunia Selamat Akhirat!

Referensi:

Isafetymagazine. Edisi Khusus Lebaran. Mei 2018

HSE Safety Moment PT. JLL

sumber : https://katigaku.top/2019/05/24/keselamatan-mudik/#2Keselamatan_di_Perjalanan

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *