Pelaut merupakan salah satu pekerjaan paling menjanjikan saat ini. Adapun, lowongan pekerjaan sebagai pelaut meliputi berbagai macam bidang, mulai dari departemen dek, teknisi kapal, tim restoran, hingga petugas kebersihan.

Apapun jenis pekerjaan Anda di bidang pelayaran, Anda wajib menyiapkan sertifikasi supaya tetap aman saat berada di pelayaran dan terhindar dari berbagai masalah, misalnya imigrasi.

Lantas, apa saja sertifikasi yang harus Anda siapkan sebelum menjadi pelaut? Berikut daftar lengkapnya:

Paspor

Hal yang paling krusial adalah paspor, terlebih untuk Anda yang melakukan pelayaran ke berbagai negara. Namun, paspor untuk pelaut berbeda dengan paspor yang biasa kita gunakan saat bepergian karena harus mendapatkan rekomendasi di kantor syahbandar berupa cap yang menyatakan bahwa Anda merupakan seorang pelaut.

Seamen Book (Buku Pelaut)

Selanjutnya adalah seamen book. Sertifikasi ini berupa buku pelaut yang menandakan bahwa Anda akan tidur di laut sehingga pihak imigrasi akan langsung memberikan tanda dan tidak akan mempersulit Anda saat berlayar ke sebuah negara. Adapun, pengurusan seamon book biasanya memerlukan budget sebesar Rp100 ribuan.

BST (Basic Safety Trainning)

Sertifikasi lainnya adalah BST (Basic Safety Training) yang menyatakan kecakapan Anda terkait kapal. BST menjadi bukti bahwa Anda telah mempelajari kapal, mengenal dan bisa menangani keadaan darurat, hingga melakukan penurunan sekoci.

Dalam pemenuhan sertifikasi BST, hindari penggunaan jasa calo. Anda diharuskan mengikuti pelatihan untuk mendapatkan pengetahuan kapal karena jika ditanyakan oleh safety officer dan tidak bisa menjawabnya, maka Anda bisa dipulangkan. Selain itu, sertifikasi ini juga mendapatkan legalitas dari IMO (International Maritime Organization) berupa kode yang bisa diakses secara online.

SCRB (Safety Craft and Resque Boat)

Sertikasi SCRB (Safety Craft and Resque Boat) hampir serupa dengan BST (Basic Safety Trainning) namun dengan tingkatan yang lebih tinggi. Tujuannya, latihan ini akan memberikan materi pada Anda terkait teknik survival sehingga bisa melakukan misi penyelamatan saat kapal tenggelam. Sementara itu, proses pelatihannya hanya memakan waktu selama 1 minggu saja.

CCM (Crowd Crisis Management)

Sertifikasi CCM (Crowd Crisis Management) berupa teknik untuk penanganan penumpang. Melalui latihan ini, Anda bisa mengendalikan massa penumpang, mengingat ada banyak sekali jumlah orang di dalam sebuah kapal penumpang. Untuk proses mendapatkan sertifikasi CCM (Crowd Crisis Management), Anda diwajibkan mengikuti training selama 1 minggu lamanya.

Yellow Faver

Jika Anda akan berlayar ke laut Afrika, Anda diharuskan memiliki sertifikasi ini. Ya, dengan proses yang menyerupai imunisasi berupa suntik, Anda bisa menjaga kesehatan saat berlayar ke kawasan yang berpotensi terserang wabah panyakit, sementara penyuntikannya tidak boleh dilakukan ulang hingga 10 tahun karena berpotensi membuat Anda lumpuh.

Nah, apakah Anda tertarik menjadi seorang pelaut? Pastikan, Anda memenuhi kualifikasi dan mendapatkan sertifikasi diatas sebagai syarat wajib untuk bisa berlayar!

Sumber : https://www.kapalaku.com/index.php?threads/sertifikasi-penting-untuk-disiapkan-calon-pelaut.3029/

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *