TEKNISI LISTRIK

teknisi listrik 2017

teknisi listrik 2017

  1. Pendahuluan.
    Bekerja dengan listrik mengandung potensi bahaya listrik yang dapat berbahaya bagi pekerja dan orang lain yang berada di lingkungan tempat kerja, dan mengancam keamanan bangunan dan isinya, sehingga setiap teknisi yang diberikan tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan pemasangan, pengoperasian, pemeliharaan , inspeksi, pengujian dan perbaikan instalasi listrik harus memenuhi keselamatan dan kesehatan kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat listrik OHS dan lisensi.
    Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Bina Hubungan Industrial dan Tenaga Kerja No.Kep Inspeksi 311/BW/2002 tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Teknisi Listrik, pekerja yang bekerja pada perencanaan, instalasi dan pemeliharaan medan listrik dengan pengalaman di lapangan listrik lebih dari 2 tahun harus memiliki kompetensi yang tepat dan lisensi. Ketersediaan Teknisi Listrik adalah untuk mengawasi pelaksanaan peraturan dan kesehatan kerja dan sistem manajemen keselamatan untuk mengendalikan resiko kecelakaan kerja.
  2. Landasan Hukum
    1) Undang-undang No 1 tahun 1970.
    2) Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. No. Kep-75/Men/2002 tentang Berlakunya Standar Nasional Indonesia SNI-04-0225-2000 mengenai Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000) di tempat kerja.
    3) Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial Dan Pengawasan Ketenagakerjaan No. : Kep. 311/Bw/2002 Tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Teknisi Listrik.
  3. Tujuan Pelatihan
    • Peserta mempunyai kompetensi untuk pekerjaan pamasangan, pengoperasian dan pemeliharaan instalasi listrik secara benar dan aman bagi dirinya, orang lain, peralatan dan aman dalam pengoperasiannya.
    • Peserta memahami secara baik tentang potensi bahaya listrik, cara pencegahan bahaya listrik, prosedur keselamatan kerja, pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik, dasar-dasar teknik kelistrikan, serta peraturan dan standar kelistrikan.
    • Peserta mampu melaksanakan pekerjaan pemasangan instalasi listrik, malaksanakan pekerjaan perawatan instalasi listrik, mempergunakan alat ukur listrik, mengidentifikasi dan mendeteksi bahaya listrik, melakukan tindakan pertolongan pertama kecelakaan listrik secara benar.
  4. Materi Pelatihan
    • Peraturan perundangan keselamatan dan kesehatan kerja listrik
    • Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja listrik
    • Dasar-dasar teknik instalasi listrik
    • Identifikasi bahaya listrik
    • Sistem pengamanan
    • Persyaratan instalasi listrik ruang khusus
    • Sistem proteksi bahaya petir
    • Klasifikasi pembebanan
    • Pengukuran listrik (Teori dan Praktek)
    • Pertolongan pertama kecelakaan listrik
    • Evaluasi
  5. Waktu dan Tempat Pelatihan
    Pelatihan diselenggarakan di Gedung Pusat K3 Cempaka Putih / Anjungan TMII / Training Centre PT Prashetya Quality. Tanggal pelaksanaan tanggal 27 february s/d 03 Maret 2017.
  6. Peserta Pelatihan
    Peserta yang wajib mengikuti adalah Supervisor, Electrical Engineer, Lead Electrical Engineer, dan pekerja lapangan lainnya yang bertanggungjawab terhadap teknis kelistrikan.
  7. Instruktur Pelatihan
    Instruktur yang akan memberikan pelatihan adalah instruktur senior dari Kemnaker, dan dari PT Prashetya Quality yang berpengalaman.
  8. Biaya Pelatihan
    • Public Training: Rp 3,000,000,- / Peserta,
  9. Fasilitas
    Kepada peserta yang lulus ujian, akan diberikan sertifikat dari KEMNAKER dan PT Prashetya Quality. Coffe Break 2x dan Lunch 1x per hari, Training Kit, Kaos, Modul, dan Souvenir.