Pentingnya SMK3

09-02-16 admin 1 comment

Pada tahun 1996, Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor : PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Kemudian PP No 50 TAHUN 2012 tentang SMK3 dalam Pasal 3 menjelaskan bahwa mengandung potensi bahaya yang di imbulkan oleh karakteristik proses atau bahan produksi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja, wajib menerapkan SMK3. SMK3 tersebut wajib dilaksanakan oleh Pengurus, Pengusaha dan seluruh tenaga kerja sebagai satu kesatuan tidak terkecuali Rumah Sakit.
Manajemen K3 Rumah Sakit adalah suatu pendekatan sistematis dan komprehensif yang mengelola aspek K3 di rumah sakit untuk mencegah kejadian kecelakaan, penyakit akibat kerja dan kerusakan materi dalam aktivitas rumah sakit. SMK3 RS merupakan suatu proses berkelanjutan yang dimulai dengan penetapan kebijaksanaan dan komitmen manajemen, pengembangan rencana K3 melalui proses identifikasi bahaya dan risiko, implementasi, pemantauan dan pengukuran (controling) serta tinjau ulang oleh manajemen berikutnya. Untuk mendukung implementasi sistem tersebut, dikembangkan berbagai program elemen seperti sistem dokumentasi, komunikasi, pembinaan dan pelatihan, pengendalian dokumen, insiden dan kecelakaan, tanggap darurat, audit internal dan elemen lain sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Untuk menekankan tentang pentingnya SMK3 maka pemerintah mengeluarkan PP No 50 th 2012. Sesuai dengan peraturan pemerintah no 50 tahun 2012 dijelaskan beberapa tujuan penerapan SMK3 diantaranya:

  • meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja yang terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi

  • mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh; serta

  • menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas.

Penerapan SMK3 tidak jauh beda dengan ISO dimana semua tindakan terdokumentasi dengan baik, dengan adanya dokumen yang lengkap memudahkan melakukan tindakan perbaikan jika ada alur kerja yang tidak sesuai. 



Discussion

  • PT. PRASHETYA QUALITY

    […] Dalam Training k3 Umum terdapat materi P2K3 .Pengertian P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja) menurut Permenaker RI Nomor PER.04/MEN/1987 ialah badan pembantu di tempat kerja yang merupakan wadah kerjasama antara pengusaha dan pekerja untuk mengembangkan kerjasama saling pengertian dan partisipasi efektif dalam penerapan K3. (Baca Juga : Pentingnya SMK3 ) […]

    09-02-16 Balas

Leave a reply