Fungsi HIPERKES dalam Dunia Industri

09-10-18 admin 0 comment

FUNGSI PERAWAT HIPERKES

Fungsi seorang perawat hiperkes sangat tergantung kepada kebijaksanaan perusahaan dalam hal luasnya ruang lingkup usaha kesehatan, susunan dan jumlah tenaga kesehatan yang dipekerjakan dalam perusahaan.

Dokter perusahaan biasanya memegang tanggung-jawab dalam menyelenggarakan kesehatan perusahaan, namun kita ketahui sekarang ini bahwa tidak semua perusahaan mempekerjakan dokter secara full time. Dalam kondisi seperti ini, maka perawat yang menjadi lebih banyak melayani aktivitas kesehatan di perusahaan.

Apabila perawat merupakan satu-satunya tenaga kesehatan yang full time di perusahaan, maka fungsinya adalah :

  • 1. Membantu dokter perusahaan dalam menyusun rencana kerja hiperkes di perusahaan
    2. Melaksanakan program kerja yang telah digariskan, termasuk administrasi kesehatan kerja.
    3. Memelihara dan mempertinggi mutu pelayanan perawatan/pengobatan.
    4. Memelihara alat-alat perawatan, obat-obatan dan fasilitas kesehatan perusahaan.
    5. Membantu dokter dalam pemeriksaan kesehatan sesuai cara-cara yang telah disetujui.
    6. Ikut membantu menentukan kasus-kasus penderita, serta berusaha menindaklanjuti sesuai wewenang yang diberikan kepadanya.
    7. Ikut menilai keadaan kesehatan tenaga kerja dihubungkan dengan faktor pekerjaan dan melaporkan kepada dokter perusahaan.
    8. Membantu usaha perbaikan kesehatan lingkungan dan perusahaan sesuai kemampuan yang ada.
    9. Ikut mengambil peranan dalam usaha-usaha kemasyarakatan : UKS.
    10. Membantu, merencanakan dan atau melaksanakan sendiri kunjungan rumah sebagai salah satu dari segi kegiatannya.
    11. Menyelenggarakan pendidikan hiperkes kepada tenaga kerja yang dilayani.
    12. Turut ambil bagian dalam usaha keselamatan kerja.
    13. Mengumpulkan data-data dan membuat laporan untuk statistic dan evaluasi.
    14. turut membantu dalam usaha penyelidikan kesehatan tenaga kerja.
    15. memelihara hubungan yang harmonis dalam perusahaan
    16. memberikan penyuluhan dalam bidang kesehatan
    17. bila lebih dari satu paramedis hiperkes dalam satu perusahaan, maka pimpinan paramedis hiperkes harus mengkoordinasi dan mengawasi pelaksanaan semua usaha perawatan hiperkes.

Menurut Jane A. Le R.N dalam bukunya The New Nurse in Industry, beberapa fungsi specific dari perawat hiperkes adalah :

  • 1. persetujuan dan kerjasama dari pimpinan perusahaan/industry dalam membuat program dan pengolahan pelayanan hiperkes yang mana bertujuan memberikan pemeliharaan / perawatan kesehatan yang sebaik mungkin kepada tenaga kerja
    2. memberikan/ menyediakan primary nursing care untuk penyakit – penyakit atau korban kecelakaan baik akibat kerja maupun yang bukan akibat kerja bedasarkan petunjuk- petunjuk kesehatan yang ada
    3. mengawasi pengangkutan si sakit korban kecelakaan ke rumah sakit , klinik atau ke kantor dokter untuk mendapatkan perawatan / pengobatan lebih lanjut
    4. melakukan referral kesehatan dan pencanaan kelanjutan perawatan dan follow up dengan rumah sakit atau klinik spesialis
    yang ada
    5. mengembangkan dan memelihara system record dan report kesehatan dan keselamatan yang sesuai dengan prosedur yang ada di perusahaan
    6. mengembangkan dan memperbarui policy dan prosedur servis perawatan
    7. membantu program physical examination (pemeriksaan fisik) dapatkan data-data keterangan-keterangan mengenai kesehatan dan pekerjaan. Lakukan referral yang tepat dan berikan suatu rekomendasi mengenai hasil yang positif.
    8. memberi nasehat pada tenaga kerja yang mendapat kesukaran dan jadilaj perantara untuk membantu menyelesaikan persoalan baik emosional maupun personal.
    9. mengajar karyawan praktek kesehatan keselamatan kerja yang baik,dan memberikan motivasi untuk memperbaiki praktek-praktek kesehatan.
    10. mengenai kebutuhan kesehatan yang diperlukan karyawan dengan obyektif dan menetapkan program Health Promotion, Maintenance and Restoration
    11. kerjasama dengan tim hiperkes atau kesehatan kerja dalam mencari jalan bagaimana untuk peningkatan pengawasan terhadap lingkungan kerja dan pengawasan kesehatan yang terus menerus terhadap karyawan yang terpapar dengan bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatannya.
    12. tetap waspada dan mengikuti standar-standar kesehatan dan keselamatan kerja yang ada dalam menjalankan praktek-praktek perawatan dan pengobatan dalam bidang hiperkes ini.
    13. secara periodic untuk meninjau kembali program-program perawatan dan aktifitas perawatan lainnya demi untuk kelayakan dan memenuhi kebutuhan serta efisiensi.
    14. Ikut serta dalam organisasi perawat (professional perawat) seperti ikatan paramedic hiperkes, dll
    15. merupakan tanggung jawab pribadi yang tidak boleh dilupakan dan penting adalah mengikuti kemajuan dan perkembangan professional (continues education).


Leave a reply