two man holding white paper

Contoh Safety Induction di Perusahaan

Setelah sebelumnya kita belajar terkait Dasar Hukum, Contoh dan Jenis-Jenis Safety Induction , dimana melalui artikel tersebut kita telah memahami dsar hukumnya, jenis-jenis dan inti dari isi safety Induction.

Selanjutnya, untuk kembali memperdalam ingatan kita terkait apa itu safety Induction. Alangkah baiknya, kami kembali terlebih dahulu memulai pembahasan dengan membahas, apa itu safety induction dalam perusahaan

Apa Itu Safety Induction dalam Perusahaan ?

Safety induction adalah sebuah latihan tentang keselamatan dan kesehatan kerja yang diberikan kepada pekerja baru, kontraktor baru ataupun para tamu yang baru pertama kali datang di lokasi perusahaan tersebut.

Tujuannya pun luas, mulai dari mengedukasi pekerja tentang prosedur kerja dan peraturan yang berlaku, memberikan pemahaman pentingnya K3 di lingkungan kerja, dan terutama untuk mengomunikasikan potensi-potensi bahaya yang mungkin timbul terhadap keselamatan dan kesehatan selama bekerja. Dengan memahami potensi bahaya, harapannya setiap pihak yang mendapat safety induction sadar dan mampu memitigasi atau melakukan tindakan pengendalian bahaya tersebut. Bagi Anda calon atau profesional Ahli K3 Umum, terutama spesialisasi Ahli K3 Lingkungan Kerja, wajib memahami tata cara safety induction dengan baik.

Contoh-Contoh Safety Induction di Perusahaan

Kondisi :

Petunjuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bagi Karyawan Baru


Selamat Datang di (Ambil Contoh : Perusahaan Mercedes benz . . . . . . . . . . . . . .) Mohon luangkan waktu selama 3 menit untuk memperhatikan petunjuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berikut ini:

Agenda :

  • Petunjuk Jalur Evakuasi
  • Peraturan Dasar
  • Fasilitas Pendukung Keselamatan

Petunjuk Jalur Evakuasi :

Peraturan Dasar :

PERATURAN DASAR K3LH (1/9)

Gunakan ID Card selama berada di lokasi PT. Mercedes-Benz indonesia

PERATURAN DASAR K3LH (2/9)

Ikuti Prosedur dan Instruksi Kerja ketika bekerja serta Panduan Manajemen Risiko (HIRADC)

PERATURAN DASAR K3LH (3/9)

Dilarang memotret selama berada di lokasi perusahaan kecuali untuk keperluan pekerjaan dan telah mendapat persetujuan dari atasan.

PERATURAN DASAR K3LH (4/9)

Dilarang merokok di dalam gedung dan sepanjang jalan kawasan Mercedes-Benz Indonesia

PERATURAN DASAR K3LH (5/9)

Gunakan alat pelindung diri (APD) yang dipersyaratkan.

Catatan : 1.Setiap memasuki area ESD wajib menggunakan Sepatu Safety ESD dan Sarung Tangan ESD. 2.Bagi yang bekerja di area produksi atau workshop wajib menggunakan sepatu safety.

PERATURAN DASAR K3LH (6/9)

Ikuti Petunjuk Rambu-Rambu K3 di area kerja. Catatan :

  • Warna Biru : Kewajiban
  • Warna Kuning : Peringatan
  • Warna Merah : Larangan
  • Warna Hijau : Informasi

PERATURAN DASAR K3LH (7/9)

Dilarang memasuki area terlarang tanpa izin dan tanpa didampingi petugas berwenang.

PERATURAN DASAR K3LH (8/9)

Jagalah kebersihan dan buanglah sampah pada tempatnya

PERATURAN DASAR K3LH (9/9)

Panduan Emergency :

1.Segera keluar dari pintu darurat

2.Ikuti jalur evakuasi dan instruksi dari evacuator.

3.Berkumpul di Assembly Point (Titik Kumpul Keadaan Darurat)

4.Tetap tenang dan ikuti arahan pengawas evakuasi (evacuator)

EMERGENCY CALLS :

SECURITY : 098789y

FASILITAS PENDUKUNG K3LH

1.Klinik & Ambulance ( Gedung 7 )

2.Area Khusus Merokok (Di Luar Gedung).

3.Kotak P3K ( Setiap Gedung )

4.Tandu P3K ( Setiap Gedung )

5. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap gedung.

6.Tempat sampah dan Waste Collecting Point ( Setiap Gedung )

Nah itu tadi salah satu Contoh Safety Induction untuk digunakan di perusahaan dalam kondisi yang spesifik. Dalam kondisi tertentu, materi safety induction berbeda-beda disesuaikan dengan industri, lingkungan kerja, dan juga jenis pekerjaan masing-masing. Tetapi umumnya safety induction berisikan materi, antara lain:

  • Hak dan kewajiban pekerja terkait K3 sesuai peraturan yang berlaku.
  • Kebijakan dan peraturan umum K3 perusahaan.
  • Prosedur kerja sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing.
  • Alat pelindung diri yang wajib digunakan di lokasi kerja.
  • Potensi bahaya dan kecelakaan yang pernah atau mungkin terjadi di lingkungan kerja dan cara mengendalikannya.
  • Prosedur evakuasi ketika terjadi keadaan darurat.
  • Prosedur pelaporan kecelakaan.

Tidak harus berupa penjelasan langsung oleh pekerja setingkat pengawas (supervisor) ke atas, safety induction kini juga banyak disampaikan dalam format tayangan video, menggunakan alat peraga, atau metode yang cenderung lebih mementingkan visual atau memberikan contoh langsung.

Terima kasih, semoga informasi ini bermanfaat.

Comment (1)

  1. Dasar Hukum, Isi dan Jenis Safety Induction | Pusat Jasa Pelatihan K3
    September 16, 2022

    […] BACA JUGA : Contoh Safety Induction di Perusahaan […]

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Dari 6 Juta Jadi 4 JutaanPenawaran Menarik Masih Berlanjut !!!

 Kamu adalah orang yang spesial, sebagai generasi penerus yg penuh karya. Maka kami harus selalu mendukungmu. Ayo daftar dirimu dalam pelatihan berikut !

Survey Loyalty Costumer PrashetyaAyo, isi survey ini dengan penuh semangat dan sejujur-jujurnya :). Ada pulsa senilai Rp. 500.000 yang akan kami undi untuk 50 orang yang beruntung !!!
WeCreativez WhatsApp Support
Mungkin kamu kesulitan, atau butuh informasi terkait pelatihan kami. Tidak perlu sungkan-sungkan. Langsung saja chat kami sekarang :)
👋 Hi,Apa yang bisa aku bantu?